Life Struggling of 2011 : Part 1 (The Essence of Life Struggling)

Lagi-lagi sesi flashback story. Hemzz..Semoga teman-teman tidak getting bored dengan coretan-coretanku yang hanya bermaksud ingin memotivasi dan menginspirasi kita semua tentunya. OK dech daripada kebanyakan ba-bi-bu mendingan langsung aja yuk capcuss nyimak curhatankuu ini..hehehehehe.

Curhatan kali ini adalah ingin membuktikan taksis bahwa

” kegagalan adalah suatu hal yang harus kita lewati dengan berjuang , berintrospeksi dan terus berisqtiqomah dalam beriktiar lahir batin 🙂

Starting Point : Begin of Struggling (November 2010)

Awal mula perjuangan saya dimulai ketika waktu itu pada bulan november – desember 2010 dibuka suatu jalur masuk 2nd universitas impian saya yakni Universitas Indonesia , jalur ini bernama PPKB UI (semacam PMDK begituu) dimana almamater SMA saya tercinta  hanya mendapatkan 2 jatah siswa saja untuk apply PPKB UI dengan perincian 1 siswa ipa dan 1 siswa ips yang duduk di kelas 12… (OMG..pelit banget yaaa)..hahahhaha… Next on , saya mulai mengajukan diri ke BK untuk bisa mendapatkan jatah tersebut dan alhasil alhamdulillah (mission accepted buat bisa daftar di UI. Konsekuensinya , saya harus menyiapkan berbagai persyaratan seperti legalisir raport , dokumen dan tetek bengeknya yang harus diserahkan offline dan online ke panitia PPKB UI. Unfortunately, ada satu hal yang mengganjal di hati saya pada waktu itu karena saya belum meminta izin kepada kedua orang tua saya yang pada waktu itu melaksanakan ibadah haji ( How foolish I am….hahaha) . Akhirnya saya menghubungi kedua orang tua saya dan meminta izin untuk mengikuti program tersebut. Pada awalnya Ayah dan Ibu  saya mengatakan ” mengapa harus jauh-jauh kuliah di UI nak , bukankah impianmu berkuliah di UGM? ” saya terdiam seribu bahasa ; antara bingung , kagok dan semua rasa bercampur menjadi satu ..akhirnya saya beranikan diri untuk menjawab : mak,pak saya ingin mencoba peruntungan di UI jurusan HI mak pak,mumpung ada kesempatan. Terdengar suara berdehem beliau berdua yang berusaha untuk mengiyakan permintaan saya. Alhamdulillah akhirnya disetujui meskipun saya masih merasa ada yang mengganjal dalam batin saya. Biarlah saja, mungkin hanya perasaan ku yang lagi ba-bi-bu. Akhirnya H-1 deadline penutupan pendaftaran saya cek semua data online dan mencoba meyakinkan diri untuk tetap memilih prodi jurusan ilmu hubungan internasional yang saya idam-idamkan sejak kelas 11.

Walaupun saya sadar bahwa kuota prodi tersebut hanya 17 siswa yang akan diterima di seluruh Indoensia, saya yakinkan diri untuk berkompetisi dengan teman-teman di seluruh Indonesia yang lebih hebat dibanding saya. Akhirnya, Saya kirimkan semua dokumen via pos pada pukul 10.50 dan parahnya pos akan ditutup pada pukul 11.00 untuk paket pos ekspres..Alhamdulillah Ya Allah kau berikan hamba sedikit waktu untuk mengejar deadline waktu pengiriman pos terakhir.  Akhirnya hanya tinggal menunggu pengumuman aplikasi ppkb UI tersebut yang pada jadwal diumumkan pada 22 Januari 2011…. Selagi menunggu waktu dan belajar untuk persiapan UNAS 2011, saya selalu memantau perkembangan ppkb UI lewat forum yang disediakan oleh UI. Sehingga kita bisa berkomunikasi dengan sesama teman-teman pendaftar yang

(Forum Online PPKB UI 2010/2011)

Skip to the Date of result ( 22 Januari 2011 )  

Pada waktu itu saya sedang berada di Jakarta untuk mengikuti konferensi pemuda dan lingkungan hidup selama 1hari pada 22 Januari 2011. Pada waktu itu , otak saya terus berpikir untuk bsia melihat hasil ppkb UI. Tapi apalah daya there is no availability of device buat konnek dengan internet. Akhirnya saya putuskan untuk menelpon Ayah di rumah dan meminta tolong untuk mencek hasil saya dengan memberitahu id dan password pendaftaran saya. Namun beliau berkata bahwa tidak ada hasil sama sekali dan hanya ada pemberitahuan bahwa pengumuman akan diundur hingga 1 – 2 minggu kedepan..OMG..Indonesia Bureaucracy is arghhhh…. akhirnya harus nunggu lagi,lagi dan lagi ..

Skip to the date of procrastination (February 2011)

Akhirnya 10 February 2011, Saya mencek ulang pengumuman PPKB UI dan tidak ada hasilyang keluar , satu hal yang membuat saya heran dan kaget  bahwa tertera pengumuman : ” mohon maaf , jalur ppkb ui telah diintegrasikan dengan SNMPTN jalur undangan 2011“…Astagfirullahh..sudah menanti lebih dr 2 bulan ternyata jalur ppkb dianulir dan diintegrasikan dengan jalur SNMPTN Undangan 2011,……Ya Allah berikanlah hamba kesabaran..Positive thinking,pasti ada hikmah dalam semua ini…Tapi, apa itu SNMPTN Undangan ?

Skip to SNMPTN Undangan 2011 as New Part To Alive my life in order learn and worship more ….. ( February 2011 – May 2011 )

February – March 2011 (SNMPTN Undangan TIME)

Usut punya ust ternyata ada program baru KEMDIKNAS 2011 dengan mengusung 2 jenis SNMPTN 2011 yakni SNMPTN jalur undangan (dengan menggunakan rapor dan achievement) dan SNMPTN jalur tertulis. Akhirnya saya cari tahu lebihd alam mengenai SNMPTn undangan 2011 di guru BK dan online. Ternyata bapak-ibu guru masih awam juga mengenai informasi ini,apalagi ternyata semua tahap dalam snmptn undangan dilakukan secara online.

Akhirnya karena masih merasa bertanggung jawab sebagai mantan (ex) ketos smanika saya mencari info lebih jauh mengenai snmptn undangan..akhirnya selama 1 minggu di tengah-tengah jam pelajaran saya berserta beberapa ketua kelas selalu berembuk untuk share2 info mengenai snmptn undangan dan langkah apa saja yang harus dilakukan oleh para siswa kelas 12. Akhirnya setelah selesai membagi tugas dengan ketua kelas seluruh kelas 12, akhirnya terkumpul ledger rapor teman2 yang memenuhi persyaratan untuk didaftarkan di snmptn undangan..

Pada waktu itu saya dan ebebrapa teman juga dipercaya oleh guru BK untuk menjadi administrator tambahan untuk membantu meng-entry data karena kurangnya staff TU dan BK di sekolah. Mau tidak mau waktu belajar kita juga harus direlakan sedikit dalam jam pelajara efektif , namun tak apalah kami ikhlas selalu dalam proses menggapai asa kami….Waktu demi waktu berlalu akhirnya mendekati hari H dan saya harus menentukan untuk memutuskan PTN mana yang akan saya pilih untuk apply..akhirnya jatuhlah pilihan pada UI dan UGM , dan masing2 prodi saya memilih seluruhnya IPS (hahahah..cukup gila memang padahal saya anak IPA).tapi memang hati saya adalah SOCIAL SOUL jadi saya tetep keukeuh dengan pilihan saya….Saaya memilih prodi HI,komunikasi dan manajemen kebijakan publik di 2 PTN tersebut. Saya selalu berdoa agar Allah SWT menempatkan saya di satu tempat melalui jalur SNMPTN Undangan ini…Amin Allahuma Amin……

March – May 2011 (Finding SUNSHINE Friendship .  Struggling of Scholarship Hunter and Waiting the result of SNMPTN Undangan)

Sembari menunggu waktu pengumuman SNMPTN pada 18 Mei 2011 , saya menyibukkan diri dengan mempersiapkan UNAS dengan teman-teman sejak awal januari sampai april.

Dan the most unforgettable thing ketika saya dan teman-teman sevisi dari berabgai kelas mengadakan belajar bareng di masjid setiap hari sepulang sekolah dengan menggunakan sistem tutor sebaya. Jadi saling take and give satu sama lain untuk mempelajri MAPEL yang akan digunakan untuk UNAS. akhirnya terbentuklah komunitas SUNSHINE (heheheheh) yang beranggotakan 10 orang yang saling mengisi dan melengkapi mengenai UNAS,SNMPTN,persahabatan,motivasi dan semuanya..Alhamdulillah Ya Allah..Nimat-Mu benar2 besar…

Selain itu saya juga apply online beberapa beasiswa untuk mencoba mengadu nasib saya melalui CIMB Scholarship,Paraamadina fellowship dan Monbu Scholarship. Apapun akans aya lakukan untuk berjuang mendapatkan impian saya dan saya benar2 berharap mendapatkan ridho dari Allah SWT.. Seluruh aplikasi dan persyaratan dokumen saya isi dan saya lengkapi dengan sebaik=baiknya agar dapat saya raih satu di antaranya..Amin

HAri Yang ditunggu2 pada 18 May 2011...memang Allah belum mengizinkan saya utnuk diterima melalui jalur SNMPTN Undangan..saya berusaha untuk tetap positive thinking dan mencoba terus bermuhasabah diri atas diri saya. Waktunya berdoa lebih tekun lagi,lebih ikhlas dan cerdas dalam mengerjakan sesuatu.

Tapi saya tetap bersyukur karena 5 teman saya di SUNSHINE community diterima melalu jalur SNMPTN undangan yakni SIlvana (ITS) , Yuni (ITS) , Rista  (UNESA) , Mukhlis (UNESA) , Gatot (UNS tapi tidak diambil)..dan saya,agung,ozi dan emil harus berjuang untuk SNMPTN tertulis serta jalur2 peruntungan selanjutanyaaa..SEMANGATTT

Saya percaya bahwa Kegagalanlah yang membuat kita belajar lebih banyak untuk berintrospeksi dan bersyukur serta berusaha lebih gigih,istiqomah dan konsisten….

Berarti waktunya berjuang melalui SNMPTN tertulis , beasiswa monbu , beasiswa CIMB dan beasiswa paramadina..Semangat masih banyak jalan disana…Where there is a will there is a way..Qonaah dan Istiqomah

To BE continued on :

Life Struggling of 2011 : PART 2 : The Responsibility of Life

POETRY TIME : A Soul of Change Maker

A Soul of Changemaker

Glazed in a fettered soul aurora
Altering self drenched in sweat are already hard and petrified
Sorrow heart pounding hum
Time after time
I tried re-again to knit up a single
But what a tangible power
all purely imaginary impasse

My mind set in melancholy

But I chestnut
I Must Forward
Breath of mine seemed to rumble
Grains of blood in my veins in a single race

I am
Much like beings who bowed sluggish
I am not the aloes
Standing upright at all times

I’m sure – I am a change maker

That is able to rise from the grave doubt

I could change myself
Being a song lyric
A melodious chant
Formations in the throne forward

By ; Firmansyah Shidiq Wardhana

Inspired by the artist of change maker campaigning in Indonesia 

Khazanah- Anchora Scholarship of Undergraduate Study 2011 : Highly Recommended

The Khazanah Asia Scholarship in Collaboration with Ancora Foundation

The Ancora-Khazanah Asia Scholarship is a collaboration between the Ancora Foundation and Yayasan Khazanah to allow Indonesians to pursue a four-year undergraduate education at leading Malaysian universities.

This programme supports Yayasan Khazanah’s objective to develop future business and industry leaders in the region. It further provides a means for Khazanah and its group of companies to contribute towards the social development of the countries it has operational interests, especially Indonesia.

It seeks candidates with an excellent academic record and rigor in extra curricular activity. It is a highly competitive process. In 2009, five candidates were selected from a field of around 500 applicants. They have several universities to choose from. These include Universiti Tenaga Nasional, Universiti Multimedia, Universiti Islam Antarabangsa Malaysia, Universiti Sains Malaysia, Universiti Putra Malaysia, Universiti Malaya and Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

This slideshow requires JavaScript.

Selection Criteria

Applicants should (a) not exceed 21 years; (b) have completed Sekolah Menengah Umum 3 (SMU3) and obtained minimum points of 8.0 for every subject in the Ujian Akhir Nasional by August 2012 or obtained a minimum of 3As & 1B for A-Levels or a minimum CGPA 3.50/4.00 or ‘A’ grade average or equivalent for a pre-university or matriculation programme; (c) demonstrate proficient command of English Language; and (d) show strong leadership skills and active participation in extra-curricular, social or voluntary activities.

2012 Recruitment and Selection

The registration for the 2012 intake (Academic Year 2012-2013) is open. Potential candidates should download the registration form as well as the short description and registration procedure of the program (in Bahasa Indonesia).

click here to fownload registration form Download Description and Procedure (in Indonesian)

Please return the completed registration form and other required documents no later than December 30th, 2011.

NEW! Year XII (SMA kelas XII) students are encouraged to apply for this program. Form part C.III Ujian Akhir Nasional Results can be left blank or written “akan mengikuti Ujian Nasional pada tahun 2012″.

Terms and Conditions

Each fellowship is tenable for a four-year undergraduate program at any of the selected Malaysian universities. The successful candidate is expected to complete his/her studies within the tenable period.

Each scholarship shall cover the following:

  • Tuition and other compulsory fees (as specified by the respective Malaysian universities);
  • Living costs; and
  • Return air-ticket (economy class)

Source ; http://ancorafoundation.com/programs/khazanah-asia/

PENCAK SILAT JOKO TOLE : Learning about Indonesian Martial Arts & Life Skills

After resigning off from the International Relations Studies in Gadjah Mada University (actually how embarassing it is, but I had to choose the most believable and advantageous things from all of the sides and based on many suggestions I’ve taken to pursue my future henceforth), I have considered myself to be not off to do everything. Because there are still approximately 2-3 months of  spare time to wait the official intake of my bachelor of business administration in University of Malaya until the end of January 2012.

Instead of waiting this time, I oblige myself to utilize my spare time usefully. My father had suggested me to educate myself to join in the pencak silat Joko Tole of Madura Island. He strongly ensured that I will have ever gotten the great value of life about muslim reigious education, independence of youth, and rigorous things to study about martial arts in order to preserve the legacy of Indonesian culture (as we know that pencak silat is originally created from our honorable Indonesian ancestors).

to be continued …..

This slideshow requires JavaScript.

Utterance of the Ibnu Abbas that we are as the youth moslem (human) mostly trapped by the mercies of healthy and whole time. So we have to remind ourselves that we can not be wasteless to utilize this time.

” Use Our Time Wisefully and Worship Our Health Blessing At All “

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ (خ 5933)

Dari Ibnu Abbas, dia berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya: kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari, no: 5933)